Perpaduan antara cocktails, percakapan hangat, dan fine watchmaking mewarnai sebuah malam eksklusif di butik Franck Muller Plaza Indonesia. Dalam suasana yang intim, para tamu The Time Place mendapat kesempatan untuk mengenal dan mencoba langsung sejumlah koleksi Franck Muller terbaru, termasuk dua kreasi yang menjadi sorotan malam tersebut: JISBAR Lady Crazy Hours dan Vanguard Damascus.
Lebih dari sekadar presentasi produk, acara ini dirancang sebagai pengalaman personal bagi para tamu untuk mengeksplorasi dunia Franck Muller dari dekat. Ditemani pilihan minuman yang dikurasi khusus, setiap timepiece menjadi pembuka percakapan mengenai kreativitas, komplikasi, hingga pendekatan berani terhadap desain yang telah lama menjadi identitas Maison asal Swiss tersebut.
Temukan koleksi jam tangan Franck Muller terbaru hanya di butik The Time Place Plaza Indonesia







Mengenal Koleksi Franck Muller Terbaru dalam Suasana Intim
Franck Muller dikenal karena keberaniannya menghadirkan interpretasi berbeda terhadap haute horlogerie. Komplikasi mekanis yang tidak konvensional, bentuk case yang ekspresif, penggunaan warna, hingga eksplorasi material membuat setiap koleksinya memiliki identitas yang mudah dikenali.
Semangat tersebut menjadi inti dari acara di butik Franck Muller Plaza Indonesia.
Dalam format yang lebih intim, para tamu dapat mengamati detail setiap jam tangan secara langsung, mencoba berbagai model di pergelangan tangan, serta memahami karakter masing-masing koleksi dengan lebih personal.
Di antara novelties yang diperkenalkan, JISBAR Lady Crazy Hours memperlihatkan sisi artistik dan playful Franck Muller, sementara Vanguard Damascus menampilkan pendekatan berbeda melalui eksplorasi material dan karakter kontemporer keluarga Vanguard.
Franck Muller JISBAR Lady Crazy Hours: Seni Bertemu Komplikasi Ikonis
Salah satu pusat perhatian malam tersebut adalah Franck Muller JISBAR Lady Crazy Hours.
Koleksi ini mempertemukan dunia watchmaking Franck Muller dengan ekspresi artistik khas JISBAR, seniman kontemporer Prancis yang dikenal melalui interpretasinya terhadap berbagai ikon budaya populer dan sejarah seni.
Karakter visual tersebut berpadu dengan salah satu komplikasi Franck Muller yang paling terkenal, Crazy Hours.
Alih-alih menyusun angka jam secara berurutan seperti jam tangan konvensional, Crazy Hours menempatkan angka dalam susunan yang tampak acak. Jarum jam kemudian melompat dari satu angka menuju angka berikutnya ketika pergantian jam terjadi.
Hasilnya adalah cara membaca waktu yang playful dan tidak terduga—sebuah konsep yang sangat sesuai dengan pendekatan artistik JISBAR.
Dalam versi Lady, perpaduan seni, warna, dan mekanisme Crazy Hours menghasilkan sebuah timepiece yang terasa seperti karya seni miniatur di pergelangan tangan. Jam tangan tidak hanya berfungsi untuk menunjukkan waktu, tetapi juga menjadi medium untuk mengekspresikan karakter personal pemiliknya.
Vanguard Damascus: Material Menjadi Identitas
Jika JISBAR Lady Crazy Hours menampilkan sisi artistik Franck Muller, Vanguard Damascus membawa perhatian pada eksplorasi material.
Koleksi Vanguard sendiri dikenal melalui bentuk tonneau case yang kuat dan kontemporer. Proporsi yang ekspresif, garis case yang dinamis, serta integrasi antara case dan strap membuat Vanguard menjadi salah satu interpretasi modern dari bahasa desain Franck Muller.
Pada Vanguard Damascus, material menjadi pusat dari keseluruhan desain.
Karakter pola pada Damascus menciptakan permukaan yang terlihat organik dan berlapis. Alih-alih menghasilkan tampilan seragam seperti material konvensional, pola tersebut memberikan tekstur visual yang memperkuat kehadiran jam tangan di pergelangan tangan.
Dipadukan dengan arsitektur khas Vanguard, pendekatan ini menghasilkan sebuah timepiece dengan karakter yang berbeda dari jam tangan klasik Franck Muller sekaligus menunjukkan bagaimana Maison terus bereksperimen dengan material dalam watchmaking kontemporer.
Dua Ekspresi Berbeda dari Franck Muller
Menempatkan JISBAR Lady Crazy Hours dan Vanguard Damascus dalam satu pengalaman juga memperlihatkan luasnya kreativitas Franck Muller.
JISBAR Lady Crazy Hours menggunakan seni dan komplikasi untuk mengubah cara kita melihat waktu. Vanguard Damascus, di sisi lain, menggunakan material dan konstruksi untuk memberikan identitas berbeda pada sebuah jam tangan mekanis.
Keduanya memiliki pendekatan yang sangat berbeda, tetapi dipertemukan oleh filosofi yang sama: sebuah jam tangan tidak harus mengikuti konvensi untuk menjadi bagian dari fine watchmaking.
Semangat inilah yang membuat acara terasa lebih dari sekadar pengenalan novelties terbaru. Melalui interaksi langsung dengan setiap timepiece, para tamu dapat menemukan sisi Franck Muller yang paling sesuai dengan karakter dan preferensi pribadi mereka.
Temukan Koleksi Franck Muller di The Time Place Plaza Indonesia
Malam yang mempertemukan cocktails dan fine watchmaking tersebut menjadi kesempatan untuk merayakan kreativitas Franck Muller sekaligus memperkenalkan berbagai kreasi terbaru Maison secara lebih personal.
Jelajahi JISBAR Lady Crazy Hours, Vanguard Damascus, serta koleksi Franck Muller lainnya secara langsung di The Time Place, Plaza Indonesia. Kunjungi butik untuk mencoba berbagai timepiece dan berkonsultasi dengan watch specialist kami mengenai koleksi Franck Muller yang sesuai dengan gaya dan perjalanan koleksi Anda.
