Sebuah minute repeater tidak hanya dibaca melalui jarum jam. Ia juga dapat didengar.
Dengan mengaktifkan mekanismenya, rangkaian gongs dan hammers menerjemahkan waktu menjadi suara, sebuah komplikasi yang menuntut presisi mekanis sekaligus pemahaman mendalam mengenai akustik. Kini, Piaget membawa komplikasi tersebut ke salah satu koleksi modernnya melalui Piaget Polo Minute Repeater.
Kreasi terbaru ini mempertemukan karakter sport-chic Piaget Polo dengan salah satu komplikasi paling kompleks dalam Haute Horlogerie. Di balik partially openworked dial bekerja Calibre 1290P, movement dengan 430 komponen yang sepenuhnya dirancang, dikembangkan, diselesaikan, dan dirakit di Manufacture Piaget di La Côte-aux-Fées.
Temukan koleksi jam tangan Piaget hanya di butik The Time Place
Namun, pencapaian Piaget bukan hanya terletak pada kompleksitas mekanismenya. Seluruh konstruksi tersebut ditempatkan dalam case 18-karat white gold setipis hanya 9,30 mm, sembari menghasilkan bunyi hingga 64 desibel.
Dan eksklusivitasnya datang secara natural dari kompleksitas tersebut. Piaget hanya akan membuat lima numbered pieces tahun ini, bukan sebagai limited edition yang sengaja ditentukan, tetapi sebagai konsekuensi dari banyaknya pengerjaan tangan yang dibutuhkan untuk menghasilkan setiap jam.
The Piaget Polo Minute Repeater Melanjutkan Tradisi Ultra-Thin Watchmaking

Untuk memahami mengapa Piaget Polo Minute Repeater penting, perlu melihat kembali perjalanan Maison sejak 1874.
Ketika Georges-Édouard Piaget mendirikan Piaget di pegunungan Jura, Swiss, ia membawa prinsip “always do better than necessary.” Dari fondasi tersebut, ultra-thin watchmaking berkembang menjadi salah satu disiplin teknis sekaligus ekspresi artistik yang paling identik dengan Piaget.
Perjalanan panjang itu menghasilkan sejumlah movement yang sangat tipis sekaligus menempatkan Piaget dalam posisi unik: sebuah Maison yang memiliki keahlian mendalam dalam dua dunia, Haute Horlogerie dan Haute Joaillerie.
Dalam konteks minute repeater, salah satu pencapaian penting terjadi pada 2013 ketika Piaget memperkenalkan minute repeater tertipis di dunia dalam Piaget Polo Emperador.
Kini, Piaget Polo Minute Repeater membawa pencapaian tersebut ke generasi berikutnya dengan mengintegrasikan komplikasi ini ke dalam Piaget Polo, koleksi sports watch modern Maison yang pertama kali diperkenalkan in 1979. Di sini, Piaget Polo menegaskan posisinya sebagai bagian penting dari warisan desain sporty dan luxury Piaget.
Setelah perpetual calendar dan flying tourbillon, kehadiran minute repeater semakin memperluas wilayah grand complications dalam keluarga Piaget Polo, sementara berbagai model dalam koleksi ini terus berkembang.
Calibre 1290P: 430 Komponen di Balik Piaget Polo Minute Repeater
Jantung mekanis jam ini adalah Calibre 1290P. Movement tersebut sepenuhnya dirancang, dikembangkan, diselesaikan, dan dirakit di Manufacture Piaget di La Côte-aux-Fées, lokasi yang sama tempat Georges-Édouard Piaget mendirikan Maison pada 1874. Jam ini ditenagai oleh automatic movement ultra-thin buatan Manufacture Piaget.
Calibre 1290P terdiri atas 430 komponen. Proses hand-finishing dan perakitannya membutuhkan waktu berminggu-minggu.
Perhatian terhadap detail terlihat hingga komponen terkecil. Bridges mendapatkan hand-beveling, mainplate dihiasi guilloché yang subtil, sedangkan hammers untuk mekanisme minute repeater dipoles dengan tangan hingga menghasilkan mirror finish.
Piaget juga menggunakan platinum micro-rotor sebagai bagian dari sistem pengisian daya otomatis. Platinum dipilih karena karakter fisiknya mendukung efisiensi winding, sementara permukaannya mendapatkan lapisan blue PVD agar selaras dengan warna dial; sistem ini turut menopang reserve tenaga movement.
Dengan demikian, mekanisme di balik Piaget Polo Minute Repeater bukan hanya sebuah mesin yang menjalankan komplikasi. Movement juga menjadi bagian dari komposisi visual jam itu sendiri, dan memiliki peran teknis sekaligus estetis dalam jam tangan modern Piaget.

Dial yang Membutuhkan Lebih dari 150 Jam Pembuatan
Bagian depan Piaget Polo Minute Repeater memperlihatkan bagaimana Piaget menggabungkan watchmaking dengan keahlian dekoratifnya.
Dial dibuat dari gold dan permukaannya dikerjakan menggunakan teknik hand guilloché. Polanya menghasilkan soleillé atau efek sunray yang menyebar dari pusat, sementara opaline outer track memberikan kontras dan kedalaman, membantu membentuk style khas Piaget Polo sekaligus menjaga hubungan visual between dekorasi dan mekanisme.
Alih-alih membuat keseluruhan dial terbuka, Piaget memilih pendekatan partially openworked, dari area tertutup menuju bukaan mekanis sebagai keputusan desain yang bold.
Sebuah gold fillet melintasi permukaan dial, dengan profil yang berubah dari lurus menjadi melengkung, dengan garis yang mengarahkan mata pada mekanisme di bawahnya. Bentuk ini membingkai sekaligus membuka sebagian mekanisme minute repeater di bawahnya.
Pada posisi pukul 4 terdapat smoked blue sapphire ring bertuliskan “La Côte-aux-Fées”. Di bawahnya, inertia wheel yang menjadi regulator khusus minute repeater dibiarkan terlihat.
Detail tersebut tidak dicapai dalam waktu sebentar. Pembuatan dial saja membutuhkan lebih dari 150 jam, lalu setiap dial membutuhkan tambahan 50 jam pengerjaan tangan.
The Sound of Piaget: Minute Repeater dengan Intensitas 64 Desibel
Pada akhirnya, kualitas sebuah minute repeater tidak hanya ditentukan oleh bagaimana mekanismenya terlihat, tetapi bagaimana ia terdengar.
Calibre 1290P menghasilkan intensitas suara 64 desibel, tiga harmonic partials, serta damping factor 2.600. Piaget mencapai karakter tersebut melalui riset paralel terhadap mekanisme movement dan resonansi case.
Sistem chiming menggunakan dua nada berbeda. Jam dibunyikan pada G-sharp, sedangkan menit menggunakan A-sharp, keduanya berada pada oktaf kelima.

Aktivasinya dilakukan melalui chiming slide pada posisi pukul 9 yang digerakkan ke bawah. Menurut Piaget, konstruksi ini merupakan solusi engineering yang lahir dari penataan ulang arsitektur movement secara menyeluruh.
Di sinilah konsep minute repeater menjadi lebih dari komplikasi mekanis. Movement harus mengetahui waktu dengan presisi, menerjemahkannya menjadi urutan pukulan, lalu menghasilkan suara dengan volume dan karakter harmonis yang tepat. Pada saat yang sama, desain case harus mampu membantu suara beresonansi tanpa mengorbankan proporsi jam.
White Gold Case dengan Ketebalan Hanya 9,30 mm
Seluruh mekanisme tersebut ditempatkan di dalam 18-karat white gold case; dengan identitas shape-in-shape design yang mendekati cushion pada bagian dalam.
Piaget mencantumkan ukuran case dengan diameter 48 mm dan ketebalan hanya 9,30 mm. Proporsi tipis tersebut memungkinkan jam mempertahankan karakter elegan, sekaligus menonjolkan permainan finishing brushed dan polished pada permukaannya.
Ketebalan 9,30 mm menjadi semakin menarik ketika mempertimbangkan kompleksitas di dalamnya: 430 komponen, automatic winding dengan micro-rotor, serta keseluruhan mekanisme minute repeater harus bekerja dalam ruang yang sangat terbatas.
Piaget juga memberikan water resistance 3 ATM. Maison menyebut kemampuan tersebut tidak biasa untuk sebuah chiming watch, sekaligus relevan dengan positioning Piaget Polo sebagai sport-chic watch.
Jam dipasangkan dengan blue textured embossed calfskin strap dan folding clasp, serta dilengkapi leather bracelet tambahan.
Hanya Lima Piaget Polo Minute Repeater Dibuat Tahun Ini
Hanya lima numbered pieces yang akan dibuat tahun ini. Jumlah tersebut merupakan konsekuensi langsung dari tingkat pekerjaan yang dibutuhkan untuk membuat setiap jam.
Calibre 1290P memiliki 430 komponen yang membutuhkan pengerjaan dan perakitan selama berminggu-minggu. Dial-nya sendiri melalui lebih dari 150 jam pengembangan dan membutuhkan 50 jam hand-finishing untuk setiap unit.
Dengan demikian, kelangkaan Piaget Polo Minute Repeater lahir dari kapasitas artisanal yang diperlukan untuk mewujudkannya.
Dalam dunia Haute Horlogerie, pendekatan seperti ini memberikan makna berbeda terhadap eksklusivitas: bukan tentang menentukan seberapa sedikit jam yang ingin dibuat, tetapi seberapa banyak waktu yang dibutuhkan untuk membuat satu jam dengan benar.
Spesifikasi Utama Piaget Polo Minute Repeater
| Spesifikasi | Detail |
|---|---|
| Model | Piaget Polo Minute Repeater |
| Material Case | 18-karat White Gold |
| Ukuran Case | 48 mm |
| Ketebalan | 9,30 mm |
| Dial | Gold, Hand-Guilloché, Partially Openworked |
| Movement | Calibre 1290P |
| Komponen Movement | 430 |
| Winding | Automatic, Platinum Micro-Rotor |
| Komplikasi | Minute Repeater |
| Intensitas Suara | 64 dB |
| Nada Jam | G-sharp, fifth octave |
| Nada Menit | A-sharp, fifth octave |
| Water Resistance | 3 ATM |
| Strap | Blue Textured Embossed Calfskin |
| Produksi 2026 | 5 Numbered Pieces |

Piaget Polo Minute Repeater Membawa Grand Complication ke Dunia Sport-Chic
Piaget Polo Minute Repeater menunjukkan bahwa batas antara sports watch dan Haute Horlogerie dapat menjadi jauh lebih cair.
Karakter modern Piaget Polo tetap terlihat melalui shape-in-shape case dan pendekatan sport-chic. Namun, di dalamnya terdapat 430 komponen, mekanisme minute repeater, platinum micro-rotor, serta pengerjaan tangan yang biasanya diasosiasikan dengan karya Haute Horlogerie tingkat tinggi.
Ketebalan case yang hanya 9,30 mm kemudian mengembalikan semuanya kepada salah satu keahlian historis Piaget: ultra-thin watchmaking.
Setelah perpetual calendar dan flying tourbillon, minute repeater menjadi pernyataan terbaru mengenai seberapa jauh Piaget dapat membawa Polo tanpa kehilangan karakter dasarnya.
Temukan Koleksi Piaget Hanya di Butik Piaget Plaza Senayan dan The Time Place
Sejak 1874, Piaget terus mempertemukan inovasi mekanis dengan kreativitas artistik melalui keahlian dalam Haute Horlogerie dan Haute Joaillerie. Piaget Polo Minute Repeater menjadi salah satu ekspresi terbaru dari filosofi tersebut, mempertemukan komplikasi akustik, ultra-thin watchmaking, dekorasi tangan, dan desain sport-chic dalam satu kreasi.
Jelajahi dunia Piaget di The Time Place dan temukan berbagai kreasi yang memadukan keahlian horologi dengan craftsmanship khas Piaget. Kunjungi butik Piaget Plaza Senayan dan The Time Place untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai koleksi Piaget dan ketersediaannya di Indonesia.
