{"id":95646,"date":"2026-09-29T14:12:20","date_gmt":"2026-09-29T07:12:20","guid":{"rendered":"https:\/\/www.thetimeplace.co.id\/?p=95646"},"modified":"2026-09-29T14:17:18","modified_gmt":"2026-09-29T07:17:18","slug":"cartier-santos-dumont-skeleton","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.thetimeplace.co.id\/id\/sorotan\/artikel\/cartier-santos-dumont-skeleton\/","title":{"rendered":"Cartier Santos-Dumont Skeleton: Demoiselle Terbang di Dalam Movement"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Lebih dari satu abad setelah Louis Cartier menciptakan jam tangan untuk sahabatnya, penerbang Brasil Alberto Santos-Dumont, kisah penerbangan tersebut masih menjadi sumber kreativitas bagi mereka. Kali ini, pesawat tidak hanya menjadi inspirasi. Ia benar-benar menjadi bagian dari mekanisme jam.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Cartier Santos-Dumont Skeleton <em>equipped with a<\/em> Micro-Rotor Ref. WHSA0044 membawa salah satu desain Cartier yang paling historis ke ranah <em>fine watchmaking<\/em>. Di dalam <em>case<\/em> baja dengan <em>lacquer<\/em> hitam terdapat <em>automatic skeleton<\/em> Calibre 9629 MC, lengkap dengan sebuah <em>micro-rotor<\/em> yang mengambil bentuk Demoiselle, pesawat ringan yang dirancang Santos-Dumont pada awal abad ke-20.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hasilnya adalah sebuah Santos-Dumont yang tidak sekadar memperlihatkan mekanisme, tetapi menggunakan mekanisme tersebut untuk menceritakan kembali asal-usulnya.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading has-text-align-center\" id=\"h-temukan-koleksi-jam-tangan-cartier-hanya-di-butik-cartier-plaza-indonesia-dan-the-time-placa\"><strong>Temukan koleksi jam tangan Cartier hanya di butik Cartier Plaza Indonesia dan The Time Placa<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-buttons is-content-justification-center is-layout-flex wp-container-core-buttons-is-layout-fe48e5de wp-block-buttons-is-layout-flex\">\n<div class=\"wp-block-button\"><a class=\"wp-block-button__link wp-element-button\" href=\"https:\/\/bit.ly\/Blog_TTP_Cartier\">Temukan sekarang<\/a><\/div>\n<\/div>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"750\" height=\"750\" src=\"https:\/\/www.thetimeplace.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/imgi_26_6d23e74b744a52ee8eef67628a6a4312.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-95654\" srcset=\"https:\/\/www.thetimeplace.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/imgi_26_6d23e74b744a52ee8eef67628a6a4312.png 750w, https:\/\/www.thetimeplace.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/imgi_26_6d23e74b744a52ee8eef67628a6a4312-600x600.png 600w, https:\/\/www.thetimeplace.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/imgi_26_6d23e74b744a52ee8eef67628a6a4312-300x300.png 300w\" sizes=\"(max-width: 750px) 100vw, 750px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<h2 id=\"h-dari-alberto-santos-dumont-menuju-sebuah-ikon-cartier\" class=\"wp-block-heading\"><strong>Dari Alberto Santos-Dumont Menuju Sebuah Ikon Cartier<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kisah Santos-Dumont bermula pada 1904, ketika Alberto Santos-Dumont membutuhkan cara praktis untuk membaca waktu ketika sedang menerbangkan pesawat. Louis Cartier menjawab kebutuhan tersebut dengan sebuah jam yang dapat dikenakan di pergelangan tangan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dari kebutuhan fungsional tersebut lahir desain dengan sudut membulat, <em>horns<\/em> yang mengalir mengikuti <em>case<\/em>, serta <em>exposed screws<\/em> yang kemudian menjadi bagian penting dari bahasa desain Santos.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hubungan dengan penerbangan kembali menjadi pusat perhatian pada Santos-Dumont Skeleton. Alih-alih sekadar menggunakan motif pesawat sebagai <em>engraving<\/em> atau dekorasi pada <em>caseback<\/em>, Cartier mengintegrasikannya ke salah satu bagian terpenting dari <em>automatic movement.<\/em><\/p>\n\n\n\n<h2 id=\"h-cartier-santos-dumont-skeleton-dalam-balutan-hitam\" class=\"wp-block-heading\"><strong>Cartier Santos-Dumont Skeleton dalam Balutan Hitam<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ref. WHSA0044 menggunakan steel <em>case<\/em> dengan dimensi 43,5 mm x 31,4 mm dan ketebalan hanya 8 mm. Proporsi tersebut mempertahankan profil ramping yang menjadi salah satu karakter Santos-Dumont.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Namun, dibandingkan interpretasi Santos-Dumont yang lebih klasik, referensi ini memiliki kepribadian lebih kontemporer. Black lacquer diaplikasikan pada <em>case<\/em>, sementara <em>bridges<\/em> pada <em>skeleton movement<\/em> juga dilapisi <em>lacquer<\/em> hitam. Warna gelap tersebut dikontraskan dengan <em>blued-steel sword-shaped hands<\/em> dan <em>sapphire cabochon<\/em> pada <em>beaded crown.<\/em><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tidak adanya <em>dial<\/em> konvensional membuat struktur <em>movement<\/em> mengambil alih keseluruhan wajah jam. <em>Bridges<\/em> sekaligus membentuk struktur visual tempat waktu dibaca, membuat batas antara desain dan mekanisme hampir menghilang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Cartier sendiri menempatkan <em>skeleton watch<\/em> sebagai bagian penting dari pendekatan <em>fine watchmaking<\/em>-nya, ketika teknik tidak berdiri sendiri, tetapi digunakan untuk melayani desain.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"750\" height=\"750\" src=\"https:\/\/www.thetimeplace.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/imgi_132_2925b5e6cf155b5b8fba413cf155913c.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-95652\" srcset=\"https:\/\/www.thetimeplace.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/imgi_132_2925b5e6cf155b5b8fba413cf155913c.png 750w, https:\/\/www.thetimeplace.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/imgi_132_2925b5e6cf155b5b8fba413cf155913c-600x600.png 600w, https:\/\/www.thetimeplace.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/imgi_132_2925b5e6cf155b5b8fba413cf155913c-300x300.png 300w\" sizes=\"(max-width: 750px) 100vw, 750px\" loading=\"lazy\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<h2 id=\"h-calibre-9629-mc-movement-yang-dibuat-untuk-santos-dumont\" class=\"wp-block-heading\"><strong>Calibre 9629 MC: <em>Movement<\/em> yang Dibuat untuk Santos-Dumont<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jantung Cartier Santos-Dumont Skeleton adalah <em>automatic<\/em> Calibre 9629 MC, cerminan dari pendekatan teknis khas cartier.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Movement<\/em> ini bukan sekadar calibre yang sudah ada kemudian dibuat terbuka. Cartier mengembangkannya sebagai model <em>movement<\/em> yang dibuat khusus untuk Santos-Dumont. Proses pengembangan memakan waktu hampir dua tahun, dan konstruksinya terdiri dari 212 komponen.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Movement<\/em> memiliki diameter sekitar 23,2 mm dan ketebalan hanya 4,4 mm, membantu mempertahankan profil <em>case<\/em> keseluruhan pada 8 mm. Pada Ref. WHSA0044, Cartier mencantumkan frekuensi 28.800 <em>vibrations per hour<\/em> dan <em>power reserve<\/em> sekitar 44 jam, sehingga jam ini dapat berjalan selama puluhan jam sebelum perlu diisi ulang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Namun, angka-angka tersebut bukan bagian yang paling menarik dari Calibre 9629 MC. Perhatikan bagian bawah <em>movement<\/em> dan sebuah pesawat kecil akan terlihat mengitari sebuah globe.<\/p>\n\n\n\n<h2 id=\"h-micro-rotor-berbentuk-pesawat-demoiselle\" class=\"wp-block-heading\"><strong><em>Micro-Rotor<\/em> Berbentuk Pesawat Demoiselle<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Inilah detail yang membuat Calibre 9629 MC berbeda. Cartier mengubah <em>oscillating weight<\/em> menjadi miniatur Demoiselle, sebuah <em>aircraft<\/em> ringan yang dirancang Alberto Santos-Dumont pada 1907. Pesawat kecil tersebut ditempatkan di atas struktur menyerupai globe dan bergerak mengikuti gerakan pergelangan tangan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Elemen ini bukan sekadar dekorasi. Pesawat tersebut menjadi bagian dari <em>micro-rotor<\/em> yang akan membantu melakukan <em>winding<\/em> pada <em>movement<\/em> secara otomatis.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ukuran <em>rotor<\/em> yang kecil juga memiliki keuntungan penting bagi sebuah s<em>keleton watch.<\/em> Dibandingkan <em>rotor automatic<\/em> berukuran penuh yang dapat menutupi sebagian besar <em>movement,<\/em> <em>micro-rotor<\/em> memungkinkan struktur mekanis tetap terlihat lebih terbuka.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dengan demikian, sebuah komponen fungsional berubah menjadi medium <em>storytelling:<\/em> gerakan rotor menghadirkan narasi yang terinspirasi from penerbangan Santos-Dumont saat mengelilingi dunia.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Cartier bahkan menggunakan platinum pada <em>oscillating weight<\/em> karena densitas material tersebut membantu menghasilkan <em>winding power<\/em> yang memadai meskipun dimensinya dibuat sangat kecil. Untuk tampilan lebih dekat, detail ini juga menegaskan bagaimana <em>rotor<\/em> mungil tetap bekerja efektif.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"750\" height=\"750\" src=\"https:\/\/www.thetimeplace.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/imgi_129_d89eb3cc0d5250598a793134f7d4d1cc.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-95655\" srcset=\"https:\/\/www.thetimeplace.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/imgi_129_d89eb3cc0d5250598a793134f7d4d1cc.png 750w, https:\/\/www.thetimeplace.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/imgi_129_d89eb3cc0d5250598a793134f7d4d1cc-600x600.png 600w, https:\/\/www.thetimeplace.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/imgi_129_d89eb3cc0d5250598a793134f7d4d1cc-300x300.png 300w\" sizes=\"(max-width: 750px) 100vw, 750px\" loading=\"lazy\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<h2 id=\"h-skeleton-sebagai-bagian-dari-bahasa-cartier\" class=\"wp-block-heading\"><strong><em>Skeleton<\/em> sebagai Bagian dari Bahasa Cartier<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Cartier memiliki sejarah panjang dalam mengeksplorasi <em>skeleton watch<\/em>. Pendekatannya tidak hanya bertujuan memperlihatkan sebanyak mungkin komponen <em>movement,<\/em> tetapi menjadikan <em>bridges<\/em> sebagai bagian dari arsitektur jam yang tetap setia pada bahasa desain the Santos.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hal tersebut terlihat jelas pada Santos-Dumont Skeleton. Tanpa <em>dial<\/em> tradisional, <em>mainspring, gear train, balance, bridges,<\/em> dan <em>micro-rotor<\/em> menjadi bagian dari komposisi visual. Arsitektur visual ini juga menonjolkan <em>signature<\/em> Cartier pada bentuk dan proporsi <em>movement.<\/em> <em>Sapphire crystal<\/em> pada bagian depan dan <em>caseback<\/em> semakin memperkuat transparansi tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pada Ref. WHSA0044, penggunaan <em>black lacquer<\/em> memberikan efek berbeda. Alih-alih membuat seluruh <em>movement<\/em> terlihat sangat teknikal, warna hitam menyatukan <em>bridges<\/em> dengan <em>case<\/em>, sementara <em>blued hand<\/em>s memberikan kontras untuk pembacaan waktu.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dengan kata lain, <em>skeletonization<\/em> di sini bukan hanya tentang apa yang Cartier hilangkan dari sebuah jam, melainkan bagaimana struktur yang tersisa digunakan untuk membangun desain baru yang terasa lebih dari sekadar pengurangan material.<\/p>\n\n\n\n<h2 id=\"h-spesifikasi-cartier-santos-dumont-skeleton-whsa0044\" class=\"wp-block-heading\"><strong>Spesifikasi Cartier Santos-Dumont Skeleton WHSA0044<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table class=\"has-fixed-layout\"><tbody><tr><th><strong>Spesifikasi<\/strong><\/th><th><strong>Detail<\/strong><\/th><\/tr><tr><td><strong>Referensi<\/strong><\/td><td>WHSA0044<\/td><\/tr><tr><td><strong><em>Case<\/em><\/strong><\/td><td><em>Steel black lacquer<\/em> dan <em>blue accents<\/em><\/td><\/tr><tr><td><strong>Dimensi<\/strong><\/td><td>43,5 mm x 31,4 mm<\/td><\/tr><tr><td><strong>Ketebalan<\/strong><\/td><td>8 mm<\/td><\/tr><tr><td><strong><em>Movement<\/em><\/strong><\/td><td>Automatic skeleton Calibre 9629 MC<\/td><\/tr><tr><td><strong><em>Power Reserve<\/em><\/strong><\/td><td>Sekitar 44 jam<\/td><\/tr><tr><td><strong><em>Water Resistance<\/em><\/strong><\/td><td>3 bar \/ sekitar 30 meter<\/td><\/tr><tr><td><strong><em>Strap<\/em><\/strong><\/td><td><em>Black &amp; dark grey alligator leather<\/em><\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Cartier melengkapi jam dengan <em>black alligator leather<\/em> <em>strap<\/em> dan <em>steel ardillon buckle<\/em>, serta <em>strap<\/em> kedua dari <em>dark grey alligator leather<\/em> untuk fleksibilitas gaya.<\/p>\n\n\n\n<h2 id=\"h-ketika-sejarah-menjadi-bagian-dari-mekanisme\" class=\"wp-block-heading\"><strong>Ketika Sejarah Menjadi Bagian dari Mekanisme<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Cartier Santos-Dumont Skeleton Ref. WHSA0044 menarik karena hampir setiap keputusan teknis memiliki hubungan dengan cerita di balik jam tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Skeleton construction<\/em> memberikan transparansi. <em>Micro-rotor<\/em> mempertahankan <em>automatic winding<\/em> tanpa menutupi <em>movement.<\/em> Demoiselle menghubungkan mekanisme tersebut dengan Alberto Santos-Dumont. Sementara <em>case<\/em> tipis dan berbentuk khas mempertahankan identitas desain yang telah berkembang selama lebih dari satu abad.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"750\" height=\"750\" src=\"https:\/\/www.thetimeplace.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/imgi_25_f49a4de5f841554c88ddada3bcc32de7.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-95653\" srcset=\"https:\/\/www.thetimeplace.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/imgi_25_f49a4de5f841554c88ddada3bcc32de7.png 750w, https:\/\/www.thetimeplace.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/imgi_25_f49a4de5f841554c88ddada3bcc32de7-600x600.png 600w, https:\/\/www.thetimeplace.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/imgi_25_f49a4de5f841554c88ddada3bcc32de7-300x300.png 300w\" sizes=\"(max-width: 750px) 100vw, 750px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Cartier tidak sekadar menempatkan simbol penerbangan pada sebuah jam untuk mengingat masa lalu. Maison membuat simbol tersebut bergerak, menghasilkan energi, dan menjadi bagian dari cara jam bekerja.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di sinilah Santos-Dumont Skeleton mempertemukan desain, sejarah, dan <em>fine watchmaking<\/em> dalam cara yang sangat Cartier.<\/p>\n\n\n\n<h2 id=\"h-temukan-cartier-di-the-time-place\" class=\"wp-block-heading\"><strong>Temukan Cartier di The Time Place<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jelajahi dunia Cartier di butik Cartier Plaza Indonesia dan butik The Time Place, temukan berbagai kreasi yang mempertemukan desain ikonis, warisan Maison, dan <em>fine watchmaking<\/em>.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Lebih dari satu abad setelah Louis Cartier menciptakan jam tangan untuk sahabatnya, penerbang Brasil Alberto Santos-Dumont, kisah penerbangan tersebut masih menjadi sumber kreativitas bagi mereka. Kali ini, pesawat tidak hanya menjadi inspirasi. Ia benar-benar menjadi bagian dari mekanisme jam. Cartier Santos-Dumont Skeleton equipped with a Micro-Rotor Ref. WHSA0044 membawa salah satu desain Cartier yang paling [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":6,"featured_media":95667,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[1319],"tags":[1409],"class_list":["post-95646","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","tag-cartier-id"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v25.2 (Yoast SEO v25.2) - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Cartier Santos-Dumont Skeleton | Blog The Time Place<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Cartier Santos-Dumont Skeleton tidak sekadar memperlihatkan mekanisme, tetapi menggunakannya untuk menceritakan kembali sejarah.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.thetimeplace.co.id\/id\/sorotan\/artikel\/cartier-santos-dumont-skeleton\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cartier Santos-Dumont Skeleton: Demoiselle Terbang di Dalam Movement\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Cartier Santos-Dumont Skeleton tidak sekadar memperlihatkan mekanisme, tetapi menggunakannya untuk menceritakan kembali sejarah.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.thetimeplace.co.id\/id\/sorotan\/artikel\/cartier-santos-dumont-skeleton\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"The Time Place\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-09-29T07:12:20+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-09-29T07:17:18+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.thetimeplace.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/ChatGPT-Image-Sep-29-2026-02_15_35-PM-960x320.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"960\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"320\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Raka Prayuga\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Raka Prayuga\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.thetimeplace.co.id\/id\/sorotan\/artikel\/cartier-santos-dumont-skeleton\/\",\"url\":\"https:\/\/www.thetimeplace.co.id\/id\/sorotan\/artikel\/cartier-santos-dumont-skeleton\/\",\"name\":\"Cartier Santos-Dumont Skeleton | Blog The Time Place\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.thetimeplace.co.id\/id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.thetimeplace.co.id\/id\/sorotan\/artikel\/cartier-santos-dumont-skeleton\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.thetimeplace.co.id\/id\/sorotan\/artikel\/cartier-santos-dumont-skeleton\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.thetimeplace.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/ChatGPT-Image-Sep-29-2026-02_15_35-PM.png\",\"datePublished\":\"2026-09-29T07:12:20+00:00\",\"dateModified\":\"2026-09-29T07:17:18+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.thetimeplace.co.id\/id\/#\/schema\/person\/8c65f6786c78b8205c831f4bde8cd01b\"},\"description\":\"Cartier Santos-Dumont Skeleton tidak sekadar memperlihatkan mekanisme, tetapi menggunakannya untuk menceritakan kembali sejarah.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.thetimeplace.co.id\/id\/sorotan\/artikel\/cartier-santos-dumont-skeleton\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.thetimeplace.co.id\/id\/sorotan\/artikel\/cartier-santos-dumont-skeleton\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.thetimeplace.co.id\/id\/sorotan\/artikel\/cartier-santos-dumont-skeleton\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/www.thetimeplace.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/ChatGPT-Image-Sep-29-2026-02_15_35-PM.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.thetimeplace.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/ChatGPT-Image-Sep-29-2026-02_15_35-PM.png\",\"width\":2172,\"height\":724,\"caption\":\"Cartier Santos-Dumont Skeleton equipped with a Micro-Rotor Ref. WHSA0044\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.thetimeplace.co.id\/id\/sorotan\/artikel\/cartier-santos-dumont-skeleton\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.thetimeplace.co.id\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Cartier Santos-Dumont Skeleton: Demoiselle Terbang di Dalam Movement\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.thetimeplace.co.id\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.thetimeplace.co.id\/id\/\",\"name\":\"The Time Place\",\"description\":\"Modern and exclusive watch retail concept\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.thetimeplace.co.id\/id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.thetimeplace.co.id\/id\/#\/schema\/person\/8c65f6786c78b8205c831f4bde8cd01b\",\"name\":\"Raka Prayuga\",\"url\":\"https:\/\/www.thetimeplace.co.id\/id\/author\/ttpraka\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cartier Santos-Dumont Skeleton | Blog The Time Place","description":"Cartier Santos-Dumont Skeleton tidak sekadar memperlihatkan mekanisme, tetapi menggunakannya untuk menceritakan kembali sejarah.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.thetimeplace.co.id\/id\/sorotan\/artikel\/cartier-santos-dumont-skeleton\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Cartier Santos-Dumont Skeleton: Demoiselle Terbang di Dalam Movement","og_description":"Cartier Santos-Dumont Skeleton tidak sekadar memperlihatkan mekanisme, tetapi menggunakannya untuk menceritakan kembali sejarah.","og_url":"https:\/\/www.thetimeplace.co.id\/id\/sorotan\/artikel\/cartier-santos-dumont-skeleton\/","og_site_name":"The Time Place","article_published_time":"2026-09-29T07:12:20+00:00","article_modified_time":"2026-09-29T07:17:18+00:00","og_image":[{"width":960,"height":320,"url":"https:\/\/www.thetimeplace.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/ChatGPT-Image-Sep-29-2026-02_15_35-PM-960x320.png","type":"image\/png"}],"author":"Raka Prayuga","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Raka Prayuga","Estimasi waktu membaca":"6 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.thetimeplace.co.id\/id\/sorotan\/artikel\/cartier-santos-dumont-skeleton\/","url":"https:\/\/www.thetimeplace.co.id\/id\/sorotan\/artikel\/cartier-santos-dumont-skeleton\/","name":"Cartier Santos-Dumont Skeleton | Blog The Time Place","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.thetimeplace.co.id\/id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.thetimeplace.co.id\/id\/sorotan\/artikel\/cartier-santos-dumont-skeleton\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.thetimeplace.co.id\/id\/sorotan\/artikel\/cartier-santos-dumont-skeleton\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.thetimeplace.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/ChatGPT-Image-Sep-29-2026-02_15_35-PM.png","datePublished":"2026-09-29T07:12:20+00:00","dateModified":"2026-09-29T07:17:18+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.thetimeplace.co.id\/id\/#\/schema\/person\/8c65f6786c78b8205c831f4bde8cd01b"},"description":"Cartier Santos-Dumont Skeleton tidak sekadar memperlihatkan mekanisme, tetapi menggunakannya untuk menceritakan kembali sejarah.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.thetimeplace.co.id\/id\/sorotan\/artikel\/cartier-santos-dumont-skeleton\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.thetimeplace.co.id\/id\/sorotan\/artikel\/cartier-santos-dumont-skeleton\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.thetimeplace.co.id\/id\/sorotan\/artikel\/cartier-santos-dumont-skeleton\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.thetimeplace.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/ChatGPT-Image-Sep-29-2026-02_15_35-PM.png","contentUrl":"https:\/\/www.thetimeplace.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/ChatGPT-Image-Sep-29-2026-02_15_35-PM.png","width":2172,"height":724,"caption":"Cartier Santos-Dumont Skeleton equipped with a Micro-Rotor Ref. WHSA0044"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.thetimeplace.co.id\/id\/sorotan\/artikel\/cartier-santos-dumont-skeleton\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.thetimeplace.co.id\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cartier Santos-Dumont Skeleton: Demoiselle Terbang di Dalam Movement"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.thetimeplace.co.id\/id\/#website","url":"https:\/\/www.thetimeplace.co.id\/id\/","name":"The Time Place","description":"Modern and exclusive watch retail concept","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.thetimeplace.co.id\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.thetimeplace.co.id\/id\/#\/schema\/person\/8c65f6786c78b8205c831f4bde8cd01b","name":"Raka Prayuga","url":"https:\/\/www.thetimeplace.co.id\/id\/author\/ttpraka\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.thetimeplace.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/95646","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.thetimeplace.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.thetimeplace.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.thetimeplace.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.thetimeplace.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=95646"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.thetimeplace.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/95646\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":95663,"href":"https:\/\/www.thetimeplace.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/95646\/revisions\/95663"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.thetimeplace.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/95667"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.thetimeplace.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=95646"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.thetimeplace.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=95646"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.thetimeplace.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=95646"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}