Aksesori Rolex
Kancing manset yang elegan dan eksklusif dari Rolex.
Aksesori ini mencerminkan kode visual Rolex, namun tetap memenuhi standar kualitas dan keandalan tinggi yang sama seperti jam tangan Rolex lainnya.
Kancing manset
Keanggunan di pergelangan tangan
Tiga kancing manset ini tersedia dalam emas 18 karat (kuning, putih, atau Everose), menonjolkan keanggunan yang bersahaja dan tak lekang oleh waktu.
Kancing manset ‘Crown’
Sebuah simbol yang wajib dimiliki.
Logo Rolex, mahkota dengan lima ujung, dapat dikenakan sebagai kancing manset. Mereka menambahkan sentuhan istimewa pada pergelangan tangan mereka yang mengutamakan keunggulan dalam detail paling sempurna.
Kancing manset ‘Hand’
Selalu berkilau
Terinspirasi dari bentuk cakram bundar yang terdapat pada ujung jarum jam pada model Rolex Profesional, kancing manset ini bersinar dalam gelap berkat bahan berpendarnya – bahan yang sama yang digunakan pada layar Chromalight di jam tangan Rolex.
Kancing manset ‘Fluted’
Estetika ikonik
Kancing manset ini menyatukan beberapa elemen khas jam tangan Rolex. Di bagian tengah, mahkota dengan lima ujung diukir pada cakram Cerachrom berbahan keramik, yang dikelilingi oleh alur yang menyerupai bezel ikonik yang terlihat pada model Rolex Klasik.
Jam meja
Waktu di dalam ruangan
Terinspirasi langsung oleh model ikonik Rolex, jam meja ini menafsir ulang estetika jam tangan Rolex untuk penggunaan dalam ruangan dengan menggunakan keahlian internal.
Jam Kalender
Memberi penghormatan kepada Submariner
Dengan kalender sekuler, jam meja Rolex ini menghadirkan replika desain Submariner Date dengan sangat akurat. Jam ini menampilkan waktu dan tanggal dengan sisipan bezel Cerachrom monoblok berpenanda 60 menit serta layar Chromalight yang memancarkan kilauan biru yang tajam dalam kegelapan.
Cangkang baja tahan karat berbentuk setengah lingkaran terletak di atas alas berbentuk cincin yang memungkinkan objek diarahkan ke segala arah.
Jam ini ditenagai oleh kaliber 8335, sebuah mesin quartz eksklusif yang menyatukan mekanisme kalender sekuler. Mekanisme ini secara otomatis menyesuaikan bulan dengan 28, 30 atau 31 hari, mengenali tahun kabisat – ketika bulan Februari memiliki 29 hari – dan bahkan memperhitungkan pengecualian langka yang bukan tahun kabisat.
