Cartier Watches and Wonders 2026, fokusnya jelas: bentuk adalah identitas. Tahun ini Cartier menghidupkan kembali dua siluet yang sudah lama dinanti, Roadster dan Tortue, sambil mendorong batas jewellery watchmaking melalui Baignoire dan Myst de Cartier, plus sentuhan kejutan yang sangat Cartier: Santos-Dumont kini hadir dengan bracelet metal yang dibuat super lentur.
Temukan koleksi Cartier hanya di butik Cartier Plaza Indonesia dan The Time Place terdekat
The Roadster de Cartier: comeback paling “sporty-elegant”

Roadster pertama kali hadir pada 2002, membawa inspirasi otomotif ke case tonneau yang curvy dan dial yang mengingatkan speedometer. Tahun 2026, Roadster kembali sebagai lini yang lebih refined, tanpa kehilangan detail kunci: crown terintegrasi yang “melebur” ke dalam bentuk case dan efek pembesar tanggal pada sapphire crystal.
Konfigurasi utama:
- Dua ukuran: Medium dan Large
- Tiga material case: steel, steel-and-gold, dan gold
- Opsi dial: mayoritas dial putih dengan pola striated melingkar + Roman numerals; versi Large steel juga tersedia dengan dial dark blue dan rubber strap senada
Movement:
- Large: Automatic 1847 MC
- Medium: Automatic 1899 MC
The Cartier Tortue: kembali ke main line dengan line up yang “serius”

Setelah Tortue muncul sebagai Privé edition pada 2024, tahun 2026 menghadirkan koleksi Tortue baru di lini utama, total delapan versi, dari yang clean sampai yang sangat high jewellery. Benang merahnya: garis case yang sleek dan dial embossed Roman numerals yang lebih minimalis (tanpa rail track minutes, diganti dot markers).

Apa saja yang paling menonjol?
- Core collection: white dan rose gold, termasuk versi small/mini dengan case bertatah brilliant-cut diamonds
- Versi yellow gold tanpa diamonds: yang paling pure dan elegan
- “Showstopper”: platinum model dengan baguette-cut diamonds
- Dua model Panthère Métiers d’Art Tortue (white & yellow gold): tableau panther yang membentang dari dial ke case, memakai champlevé enamel pada “droplet-like depressions”; mata panther memakai tsavorite, hidung memakai onyx; masing-masing terbatas 100 buah.
Cartier Baignoire: Clous de Paris “naik kelas” jadi motif arsitektural

Baignoire sudah lama dianggap sebagai salah satu “it watch” Cartier, dan tahun 2026 menaikkan taruhannya lewat interpretasi Clous de Paris. Motif piramida yang biasanya hadir pada dial kini diperluas ke case dan bracelet, membuat jam terasa lebih sculptural, bukan sekadar dekoratif. Prosesnya menuntut hand-polishing presisi di setiap sudut.
Untuk yang menginginkan puncak kemewahan, ada versi fully set:
- 171 brilliant diamonds pada case dan bracelet
- 100 stones pada dial
Cartier Privé 2026: “Platinum trilogy” untuk 10th Opus + Privé – La Collection

Privé selalu jadi momen yang paling ditunggu penggemar Cartier, dan 2026 merayakan Opus ke-10 dengan “trilogi” platinum dari tiga bentuk paling emblematis:
- Tank Normale
- Tortue Chronographe Monopoussoir
- Crash Squelette
Ketiganya hadir dalam platinum dengan nuansa burgundy yang sudah menjadi kode visual Cartier untuk metal paling precious ini. Selain itu, 2026 juga membuka bab baru lewat Cartier Privé – La Collection: tiga studi dalam yellow gold dengan“apple hands” dan golden dial:
- Tank Normale
- Cloche de Cartier
- Tank Cintrée
Myst de Cartier: perhiasan yang ‘berpura-pura’ jadi bracelet

Myst de Cartier adalah objek yang berdiri di antara sculpture dan jam, terinspirasi trompe-l’oeil bracelet (seolah manik-manik). Dua versi yang dirilis:
- Yellow gold + diamonds dengan aksen black lacquer
- White gold versi monochrome yang sangat ekstrem: 986 diamonds pada case dan bracelet + 45 diamonds pada dial
Santos-Dumont dengan bracelet baru: “silky & slinky” ala teknik perhiasan



Santos-Dumont selama ini identik dengan strap kulit dan profil yang lebih dressy dibanding Santos de Cartier. Tahun 2026, Cartier mengaburkan batas itu dengan menghadirkan bracelet metal yang super fleksibel, dibangun dari 394 links dalam 15 rows, masing-masing link hanya 1.15 mm tebal. Hasilnya drape di pergelangan terasa sangat halus.
Versi bracelet ini hadir dalam yellow gold dan platinum, pada case ukuran 43.5 × 31.4 × 7.3mm, ditenagai manual-wound calibre 430 MC. Salah satu yang paling spesial adalah yellow gold dengan dial gilded obsidian yang tonalnya senada dengan metal.
Temukan Cartier di The Time Place
Temukan koleksi jam tangan Cartier terbaru hanya di butik Cartier Plaza Indonesia dan The Time Place terdekat. Watch advisor kami siap membantu Anda untuk mendapatkan jam tangan terbaik.
