Chopard Watches and Wonders 2026: 4 Model Baru yang Paling Patut Masuk Wishlist

Watches and Wonders 2026 menjadi salah satu momen paling padat bagi industri jam dan Chopard datang dengan pendekatan yang terasa “lengkap”: tetap berakar pada tradisi, tapi berani bermain di material dial, proporsi, serta penyempurnaan mekanis. Dari sport-luxury yang ultra-thin, jam dengan “dancing diamonds” yang makin lifestyle, hingga high jewellery watch ber-onyx yang dramatis, ini empat sorotan yang paling layak Anda perhatikan.

Temukan koleksi jam tangan Chopard hanya di butik The Time Place terdekat

Alpine Eagle 41 XPS “Mountain Glow”: ultra-thin sport-luxury yang makin refined

Jika Anda menyukai sports watch yang elegan tapi tidak kehilangan ketajaman detail, Alpine Eagle 41 XPS versi terbaru ini adalah salah satu rilisan Chopard yang paling “serius” di 2026. Case 41 mm dibuat dari Lucent Steel™ dengan ketebalan hanya 8 mm, dipasangkan glare-proofed sapphire crystal. Di baliknya, ada dial “Mountain Glow” bernuansa champagne lembut dengan pola radiasi yang terinspirasi iris elang.

Happy Hearts: denim strap, mother-of-pearl, dan dancing diamonds yang makin playful

Di 2026, Chopard memperkenalkan Happy Hearts sebagai interpretasi sport-chic yang lebih lifestyle. Yang paling terlihat adalah blue denim strap, kontras santai untuk mother-of-pearl dial. Lalu ada identitas ikonis Chopard: elemen “mengambang” (floating/dancing elements) yang kali ini hadir sebagai dua motif hati (satu mother-of-pearl putih, satu gradasi pink–purple yang langka) plus tiga floating diamonds.

Di balik tampilannya yang playful, jam ini tetap serius di mesin: Chopard 09.01-C automatic bekerja di 3.5 Hz (25,200 vph) dengan 42-hour power reserve, menonjolkan kompetensi Chopard untuk kaliber berukuran lebih ringkas.

L.U.C 1860: 30 tahun Manufacture Fleurier dalam “Areuse Blue” guilloché

Untuk Anda yang mencari jam dress yang benar-benar “horology-first”, L.U.C 1860 2026 adalah jawaban Chopard: penghormatan 30 tahun Chopard Manufacture di Fleurier. Proporsinya tetap klasik di 36.5 mm, namun kini dibuka dengan dial “Areuse Blue” hand-guilloché, dibuat menggunakan teknik tradisional pada mesin tua berusia seabad.

Mesinnya kembali memakai L.U.C 96.40-L (micro-rotor 22K gold, 65-hour power reserve, 4 Hz), dengan kualitas finishing yang menargetkan standar tinggi: COSC, Poinçon de Genève, detail seperti stop-seconds, swan’s-neck regulator, serta Côtes de Genève pada bridges.

L’Heure du Diamant: cushion white gold, 4.40ct diamonds, dan onyx dial yang dramatis

Jika tiga model sebelumnya bermain di refinement, L’Heure du Diamant adalah puncak “high jewellery watch” Chopard tahun ini. Siluetnya kembali ke cushion shape elegan: 30.50 mm dalam 18-carat ethical white gold, tebal 9.30 mm, water resistance 30 m.

Yang langsung mencuri perhatian adalah bezel bertatah 4.40 carats brilliant-cut diamonds dengan teknik crown-setting yang memaksimalkan masuknya cahaya. Dial-nya memakai deep black onyx (varietas chalcedony) dengan empat berlian penanda jam (12/3/6/9). Bahkan jarum jam-menitnya juga bertatah berlian, detail kecil yang membuat kemewahan terasa “penuh”, bukan tempelan.

Mesin yang digunakan adalah Chopard 09.01-C self-winding (3.5 Hz / 25,200 vph) dengan 42-hour power reserve, dipasangkan strap alligator hitam dan buckle ethical 18K white gold berhiaskan berlian.

Temukan Chopard di The Time Place

Untuk melihat langsung karakter dial (champagne galvanic, mother-of-pearl, guilloché biru, hingga onyx) dan merasakan perbedaan proporsi di pergelangan, Anda bisa menghubungi watch specialist The Time Place atau mengunjungi butik terdekat.