Empat puluh enam tahun setelah memperkenalkan jam tangan yang mengubah konvensi dunia horologi, Hublot kembali ke akar sejarahnya melalui Hublot Classic Fusion Tributo 2026. Diperkenalkan di Milan, Italia, pada 15 Oktober 2026, koleksi terbaru ini menghadirkan kembali desain orisinal Hublot tahun 1980 dalam dua interpretasi emas, yaitu Classic Fusion Tributo Yellow Gold Ref. 262.VX.1130.RX.MDM dan Classic Fusion Tributo White Gold Ref. 262.WX.6870.RX.MDM.
Menggabungkan case emas dengan rubber strap hitam, kedua model mempertahankan perpaduan material yang dahulu dianggap tidak lazim dalam dunia jam tangan mewah. Namun, di balik desain yang sengaja dibuat sederhana, Hublot menghadirkan penyempurnaan konstruksi, material, dan mesin mekanis yang mencerminkan perkembangan keahlian manufakturnya selama lebih dari empat dekade.
Hublot Classic Fusion Tributo bukan sekadar penghormatan terhadap masa lalu, melainkan perwujudan filosofi Art of Fusion yang menjadi fondasi identitas merek sejak awal.
Temukan koleksi jam tangan Hublot hanya di butik Hublot Plaza Indonesia dan The Time Place

Hublot Classic Fusion Tributo Menghidupkan Kembali Warisan Carlo Crocco
Pada 1980, pendiri Hublot, Carlo Crocco, memperkenalkan sebuah jam tangan yang menantang tradisi pembuatan jam Swiss. Di bawah nama MDM Genève, ia menghadirkan jam tangan Hublot pada pameran Basel dengan kombinasi yang belum umum ditemui saat itu: case emas mewah dan strap karet hitam.
Desain tersebut menjadi terobosan tersendiri. Ketika jam tangan emas biasanya dipadukan dengan gelang logam mulia atau tali kulit, Crocco justru memilih karet sebagai material yang memberikan kenyamanan dan karakter modern.
Inspirasi desainnya berasal dari jendela kapal atau porthole, yang kemudian menjadi asal nama Hublot. Dua belas sekrup pada bezel, dial minimalis tanpa indeks, dan kontras antara emas dan hitam membentuk identitas visual yang mudah dikenali.
Melalui Classic Fusion Tributo 2026, Hublot mempertahankan karakter tersebut sambil menghadirkan keahlian manufaktur yang telah berkembang sejak 1980. Desainnya tetap sederhana, tetapi konstruksi dan mekanismenya kini memiliki tingkat penyelesaian yang lebih tinggi.
Desain Klasik 38 mm dengan Dua Belas Sekrup Ikonis
Salah satu pembaruan penting pada Hublot Classic Fusion Tributo terdapat pada dimensinya. Jika model orisinal menggunakan case 36 mm, interpretasi terbaru hadir dengan diameter 38 mm dan ketebalan 9,5 mm.
Proporsi tersebut mempertahankan siluet ramping yang menjadi karakter jam tangan pertama Hublot, sekaligus memberikan kehadiran yang lebih modern di pergelangan tangan.
Pada bagian depan, dua belas sekrup yang sedikit cembung menghiasi bezel. Desain dial tetap minimalis tanpa indeks jam, hanya menampilkan jarum, logo Hublot, serta jendela tanggal pada posisi pukul 3.
Rubber strap hitam bertekstur garis dipadukan dengan konstruksi kaki case yang terlihat jelas. Menariknya, Hublot sengaja tidak menggunakan sistem penggantian strap One Click pada model ini demi mempertahankan hubungan desainnya dengan versi tahun 1980.
Meskipun tampil klasik, kedua referensi memiliki ketahanan air hingga 100 meter, didukung oleh screw-down crown.
1. Hublot Classic Fusion Tributo Yellow Gold Ref. 262.VX.1130.RX.MDM

Hublot Classic Fusion Tributo Yellow Gold Ref. 262.VX.1130.RX.MDM merupakan interpretasi yang paling dekat dengan jam tangan pertama Hublot. Model ini menggunakan case emas kuning 18 karat dengan perpaduan polished dan satin finish, dipadukan dengan matte black dial yang memiliki efek arang halus.
Detail istimewanya terdapat pada tulisan MDM berwarna emas di posisi pukul 6, sebuah penghormatan terhadap MDM Genève, nama yang digunakan Carlo Crocco ketika memperkenalkan Hublot pada 1980. Di balik caseback transparan, mesin dilengkapi massa osilasi emas kuning 22 karat. Perpaduan emas, hitam, dan rubber strap menjadikan versi ini representasi paling langsung dari filosofi awal Hublot.
2. Hublot Classic Fusion Tributo White Gold Ref. 262.WX.6870.RX.MDM

Sementara itu, Hublot Classic Fusion Tributo White Gold Ref. 262.WX.6870.RX.MDM menawarkan interpretasi yang lebih subtil dan formal. Case emas putih 18 karat dipadukan dengan black onyx dial yang memiliki permukaan hitam mengilap, serta sekrup titanium berlapis hitam pada bezel.
Hublot mengambil inspirasi dari keanggunan busana formal Italia untuk menciptakan karakter yang lebih tenang dan elegan. Pada bagian belakang, massa osilasi menggunakan tungsten hitam, memberikan kesinambungan visual dengan dial dan detail gelap pada bagian depan. Meskipun berbagi konstruksi dan mesin dengan versi emas kuning, pilihan material ini menghasilkan kepribadian yang berbeda.
Kaliber HUB1711, Perubahan Besar di Balik Desain Klasik
Jika desain Hublot Classic Fusion Tributo mempertahankan banyak elemen dari model 1980, bagian mekanisnya justru mengalami perubahan paling signifikan.
Jam tangan pertama Hublot menggunakan mesin quartz, sedangkan Classic Fusion Tributo 2026 kini digerakkan oleh kaliber manufaktur HUB1711, sebuah mesin mekanis self-winding yang dikembangkan dan dirakit oleh Hublot.
Mesin ini terdiri dari 185 komponen, bekerja pada frekuensi 4 Hz atau 28.800 vibrasi per jam, serta memiliki cadangan daya sekitar 50 jam, berdasarkan tabel spesifikasi teknis pada siaran pers resmi.
Salah satu detail paling menarik terdapat pada massa osilasi terbuka yang dibentuk menyerupai huruf H, simbol identitas Hublot. Komponen tersebut dapat diamati melalui sapphire caseback, memperlihatkan perkembangan kemampuan mekanis Hublot sejak model pertamanya.
Kedua versi menggunakan arsitektur mesin yang sama, tetapi memiliki material massa osilasi berbeda: emas kuning 22 karat pada versi Yellow Gold dan tungsten hitam pada versi White Gold.

Spesifikasi Hublot Classic Fusion Tributo 2026
| Spesifikasi | Yellow Gold | White Gold |
|---|---|---|
| Referensi | 262.VX.1130.RX.MDM | 262.WX.6870.RX.MDM |
| Case | Emas kuning 18 karat | Emas putih 18 karat |
| Diameter | 38 mm | 38 mm |
| Ketebalan | 9,5 mm | 9,5 mm |
| Dial | Hitam matte | Black onyx |
| Movement | HUB1711 Self-Winding | HUB1711 Self-Winding |
| Power Reserve | Sekitar 50 jam | Sekitar 50 jam |
| Massa osilasi | Emas kuning 22 karat | Tungsten hitam |
| Ketahanan air | 100 meter | 100 meter |
| Strap | Karet hitam | Karet hitam |
Lebih dari Sekadar Jam Tangan, Penghormatan terhadap Pendiri Hublot
Peluncuran Hublot Classic Fusion Tributo 2026 juga memiliki makna personal bagi Carlo Crocco.
Tulisan MDM yang hadir pada dial versi Yellow Gold tidak hanya merujuk pada MDM Genève, tetapi juga berhubungan dengan Main Dans la Main Foundation, yayasan yang didirikan Crocco pada 1998 untuk mendukung berbagai proyek kemanusiaan dan pendidikan bagi anak-anak serta komunitas yang membutuhkan.
Sebagai bagian dari penghormatan tersebut, Hublot mengumumkan donasi CHF 100.000 kepada yayasan tersebut.
Koleksi terbaru ini juga menjadi simbol hubungan antara visi pendiri Hublot dan perkembangan manufakturnya saat ini. Selama 46 tahun, gagasan memadukan material yang tidak lazim telah berkembang menjadi pendekatan kreatif yang terus diterapkan Hublot melalui berbagai koleksinya.
Sebagai bentuk komitmen terhadap kualitas, Classic Fusion Tributo turut didukung program garansi 5+5, yang memungkinkan perpanjangan perlindungan hingga total sepuluh tahun bagi jam tangan yang memenuhi persyaratan dan terdaftar melalui program Hublotista.

Hublot Classic Fusion Tributo, Kembali ke Akar dengan Keahlian Modern
Melalui Classic Fusion Tributo, Hublot memperlihatkan bahwa sebuah desain tidak harus berubah secara radikal untuk tetap relevan.
Kontras antara emas dan karet hitam, dua belas sekrup pada bezel, serta dial yang hampir tanpa dekorasi menunjukkan betapa kuatnya identitas desain yang diperkenalkan Carlo Crocco pada 1980.
Namun, penyempurnaan dimensi, penggunaan kaliber manufaktur HUB1711, dan perhatian terhadap material memperlihatkan perkembangan teknis yang telah dicapai Hublot.
Dengan dua karakter berbeda, Classic Fusion Tributo Yellow Gold dan White Gold menjadi penghubung antara masa lalu dan masa kini, sekaligus perayaan 46 tahun filosofi Art of Fusion yang terus berkembang.
Temukan Hublot Classic Fusion di butik Hublot Plaza Indonesia dan The Time Place
Sebagai peritel resmi Hublot di Indonesia, The Time Place menghadirkan berbagai koleksi Hublot, termasuk keluarga Classic Fusion yang dikenal melalui perpaduan desain klasik dan inovasi material.
Kunjungi Hublot Boutique di Plaza Indonesia, Jakarta, serta butik The Time Place untuk mengeksplorasi koleksi Hublot secara langsung dan memperoleh informasi mengenai ketersediaan Classic Fusion Tributo Yellow Gold dan White Gold terbaru.
Jelajahi koleksi Hublot di The Time Place dan kenali lebih dekat pengalaman berbelanja melalui Hublot Boutique Plaza Indonesia.
