Jam Tangan CNY 2026 – Tahun Baru Imlek 2026 dimulai pada 17 Februari 2026, momen pergantian ke Year of the Horse dalam kalender zodiak Tiongkok. Di dunia horologi, fase ini hampir selalu memicu rilisan edisi spesial: jumlah terbatas, detail simbolik, dan eksekusi craft yang biasanya “di luar kebiasaan” koleksi reguler.
Di Indonesia, Anda bisa mengeksplorasi rilisan dan koleksi resmi dari berbagai maison melalui The Time Place, termasuk jaringan peritel yang tercantum pada kanal resmi beberapa jenama ternama.
Temukan koleksi jam tangan CNY 2026 hanya di butik The Time Place
CNY 2026: Apa Itu “Tahun Kuda” dan Kenapa Edisi Ini Diburu?
Dalam banyak interpretasi budaya, kuda sering diasosiasikan dengan energi, ambisi, dan dorongan untuk bergerak maju, tema yang “nyambung” dengan tradisi memberi hadiah saat Imlek, terutama hadiah bernilai jangka panjang seperti jam tangan.
Beberapa jenama juga mengeksekusi simbol kuda dengan cara berbeda: ada yang subtil di sub-dial, ada yang total di caseback, ada juga yang menjadikannya kanvas métiers d’art.
1) Breitling Top Time B01 Racing Shadow Rider (AB01773A1B1X1), 288 pieces, 38mm, aura racing 1960-an

Breitling menandai Year of the Horse lewat Top Time B01 Racing Shadow Rider berdiameter 38mm dalam limited series 288 pieces. Spirit retro 1960-an terasa kuat dari bentuk cushion case dan motif “dashboard” elips khas Top Time, lalu disuntikkan simbol kuda yang lebih “nakal” dan modern.
Sorotan desain & simbolik
- Siluet kuda/shadow rider muncul pada small seconds sub-dial (sekitar pukul 9).
- Skala tachymeter menyisipkan tulisan “YEAR OF THE HORSE”.
- Bagian caseback diberi ukiran “ONE OF 288” plus emblem, menegaskan nilai kolektibilitas.
2) Piaget Altiplano Zodiac Horse Edition (Cal. 830P), 18 pieces, seni enamel Anita Porchet

Untuk pendekatan paling “high craft”, Piaget membawa kuda ke ranah seni miniatur. Altiplano Zodiac Horse Edition ini hanya 18 pieces dan menonjolkan kombinasi ukir tangan, permata, serta enamel karya Anita Porchet.
Sorotan desain & métiers d’art
- Kuda dibuat hidup lewat enamel (dengan nuansa biru-abu-putih), dibangun di atas basis emas putih yang diukir tangan.
- Aksen berlian brilliant dan baguette-cut memberi kilau yang terasa “perhiasan”, bukan sekadar jam.
3) Hublot Spirit of Big Bang Year of the Horse Frosted Carbon (646.QK.1230.VR.CNY26) — 88 pieces, carbon marquetry + garis emas 3D

Hublot memilih jalur paling “material-forward”: Spirit of Big Bang Year of the Horse Frosted Carbon dengan referensi 646.QK.1230.VR.CNY26, dibatasi 88 pieces.
Sorotan desain (paling teatrikal)
- Dial memadukan hand-laid carbon marquetry dengan aplikasi kuningan berlapis emas 3N membentuk motif kuda.
- Inspirasi seni era Dinasti Tang dan garis emas 3D yang meniru bordir jubah seremonial membuat tampilan terasa dramatis dan bertekstur.
4) IWC Portugieser Automatic 42 Year of the Horse (IW501709) — 500 pieces, burgundy dial + 7 hari power reserve

IWC selalu pintar memainkan bahasa Portugieser: elegan, bersih, dan tetap ikonis. Edisi IW501709 membawa burgundy dial yang terasa sangat “Imlek”, ditambah detail kuda pada oscillating mass/rotor.
Sorotan desain
- Dial burgundy dengan jarum dan indeks berwarna emas.
- Rotor berlapis emas dibentuk sebagai kuda berlari—detail simbolik yang “hanya terlihat oleh pemiliknya” lewat caseback transparan.
Mesin & spesifikasi ringkas
- Referensi: IW501709
- Movement: IWC 52011
- Power reserve: 168 hours / 7 days
- Limited edition: 500 pieces
5) Jaeger-LeCoultre Reverso Tribute Enamel ‘Horse’ (Q39324D3) — 10 pieces, ukir 80 jam + enamel hitam pekat

Jika ada kategori “museum di pergelangan tangan”, ini kandidat terkuat. Reverso Tribute Enamel ‘Horse’ Q39324D3 adalah limited edition 10 pieces, menampilkan kuda yang seolah menerobos awan emas di sisi balik Reverso—kontras dengan latar enamel hitam Grand Feu.
Sorotan desain
- Proses ukir memakan sekitar 80 jam per jam, lalu dipadukan dengan enamel hitam Grand Feu pada sisi dial dan caseback.
- Komposisi awan emas + kuda yang “keluar” dari permukaan memberi efek tiga dimensi yang sangat hidup.
Mesin & spesifikasi ringkas
- Referensi: Q39324D3
- Material: emas merah muda 18K
- Ukuran case: 45.6 x 27.4mm (tebal 9.73mm)
- Movement: Calibre 822, manual winding
- Power reserve: 42 hours
Tips Membeli Jam Tangan Edisi Imlek
- Prioritaskan referensi + jumlah produksi (limited to berapa pieces) untuk menilai kelangkaan.
- Cek apakah simbol zodiak tampil di dial atau caseback, ini memengaruhi “keterlihatan” tema Imleknya.
- Untuk edisi sangat terbatas (10–88 pieces), biasanya perlu enquiry dan alokasi, lebih aman untuk kontak butik lebih awal.
Di mana bisa melihat koleksi brand-brand ini di Indonesia?
The Time Place menjadi destinasi ritel jam mewah di Indonesia, dan tercantum pada direktori resmi Breitling, Piaget, Hublot, IWC, dan Jaeger-LeCoultre sebagai peritel resmi.
Investasi, Gengsi, dan Makna di Balik Jam Tangan CNY 2026
Memilih timepiece CNY 2026 bukan sekadar menambah koleksi atau mengikuti tren horologi, tetapi juga tentang berinvestasi pada masterpiece yang sarat makna dan prestige tinggi. Di Indonesia, jam tangan edisi khusus CNY 2026 menjadi statement piece sekaligus refleksi horological appreciation yang matang, menggabungkan nilai estetika dial work, keunikan case finishing, dan warisan budaya dalam satu limited edition eksklusif dengan manufacture movement berkualitas tinggi.
Setiap model yang dirilis untuk CNY 2026 membawa pesan keberuntungan, kemakmuran, dan semangat baru yang identik dengan Tahun Kuda melalui dial yang dirancang khusus dan case engraving simbolik. Inilah alasan mengapa banyak kolektor dan horological enthusiast di Indonesia begitu selektif dalam memilih, tidak hanya mempertimbangkan case dimension, movement specification, dan finishing quality, tetapi juga makna simbolik yang terkandung di balik setiap design element dan complication. Pilih timepiece yang tidak hanya memikat secara visual melalui dial aesthetic, tetapi juga mampu merepresentasikan harapan dan aspirasi Anda di tahun yang baru dengan mechanical precision yang andal.
