Untitled design (69)

Jam Tangan Messi: 5 Audemars Piguet Royal Oak yang Mencuri Perhatian

Jam tangan Messi kerap menunjukkan dua sisi berbeda dari gaya sang pesepak bola: kesederhanaan yang penuh perhitungan dan keberanian memilih kreasi horologi paling eksperimental. Dalam rangkaian watch spotting ini, Lionel Messi terlihat mengenakan lima Audemars Piguet yang mencakup Royal Oak klasik, komplikasi tinggi, hingga kolaborasi dengan dunia seni dan budaya populer.

Pilihannya bergerak dari Royal Oak “Jumbo” Extra-Thin dengan dial hijau yang elegan menuju Royal Oak Concept Tourbillon “Spider-Man” dan “Companion” yang jauh lebih ekspresif. Keragaman tersebut memperlihatkan bahwa koleksi jam tangan Messi tidak terpaku pada satu gaya, tetapi memiliki benang merah berupa desain berkarakter, material inovatif, dan mekanisme berkomplikasi tinggi.

Audemars Piguet Royal Oak “Jumbo” Extra-Thin Ref. 16202PT.OO.1240PT.01

Salah satu jam tangan Messi yang paling elegan adalah Audemars Piguet Royal Oak “Jumbo” Extra-Thin Ref. 16202PT.OO.1240PT.01. Model ini memadukan konstruksi penuh dari platinum 950 dengan dial smoked green berpola sunray, menghasilkan permainan warna yang bergerak dari hijau terang menuju rona hampir hitam.

Royal Oak ini memiliki diameter 39 mm dengan ketebalan hanya 8,1 mm. Proporsinya menjadikannya ideal untuk dikenakan bersama setelan formal, seperti terlihat dalam penampilan Messi ketika memegang sebuah penghargaan dengan busana black tie. Indeks dan jarum Royal Oak dibuat dari emas putih serta dilengkapi material berpendar.

Di dalamnya terdapat Calibre 7121 otomatis, yang menyediakan fungsi jam, menit, dan tanggal dengan cadangan daya sekitar 52 jam. Konstruksi platinum yang tampak bersahaja dari kejauhan memberikan elemen eksklusivitas yang baru terasa ketika jam tangan tersebut diamati lebih dekat.

Pilihan ini memperlihatkan sisi paling tenang dari koleksi jam tangan Lionel Messi. Tidak ada komplikasi yang memenuhi dial atau warna kontras berlebihan—hanya siluet Royal Oak yang ikonis, material berharga, dan warna hijau yang kuat.

Audemars Piguet Royal Oak Selfwinding Flying Tourbillon Openworked Ref. 26735ST.OO.1320ST.02

Pada kesempatan lain, Messi terlihat mengenakan Audemars Piguet Royal Oak Selfwinding Flying Tourbillon Openworked Ref. 26735ST.OO.1320ST.02, sebuah kreasi yang menempatkan mekanisme sebagai pusat desainnya.

Jam tangan berdiameter 41 mm ini menggunakan case dan bracelet baja tahan karat. Bagian dial openworked menampilkan jembatan serta pelat utama bernuansa rhodium, sementara flying tourbillon dapat terlihat berputar pada posisi pukul 6. Arsitektur monokromatiknya membuat mekanisme yang kompleks tetap terlihat bersih dan terpadu dengan eksterior baja.

Calibre 2972 merupakan mesin otomatis yang menawarkan cadangan daya sekitar 65 jam. Tidak seperti tourbillon tradisional yang ditopang oleh jembatan pada bagian atas dan bawah, konstruksi flying tourbillon hanya ditopang dari satu sisi sehingga mekanismenya tampak seolah melayang.

Jam tangan Messi ini mencerminkan pendekatan teknis yang lebih serius. Desainnya tetap mempertahankan delapan sisi bezel dan integrated bracelet Royal Oak, tetapi seluruh perhatian diarahkan menuju kedalaman mekanis pada bagian tengahnya.

Audemars Piguet Royal Oak Concept Tourbillon “Companion” Ref. 26656TI.GG.D019VE.01

Salah satu pilihan paling artistik dalam daftar ini adalah Audemars Piguet Royal Oak Concept Tourbillon “Companion” Ref. 26656TI.GG.D019VE.01, hasil kolaborasi Audemars Piguet dengan seniman KAWS.

Model berdiameter 43 mm tersebut dibuat dari titanium dan menempatkan figur COMPANION tiga dimensi di tengah dial. Bagian dada karakter itu terbuka untuk memperlihatkan tourbillon, seolah menjadikannya sebagai jantung mekanis dari figur tersebut. Permukaan satin dan sandblasted menciptakan tekstur yang mempertegas bentuknya.

Agar figur COMPANION tidak terhalang oleh jarum konvensional, Audemars Piguet memindahkan penunjuk jam dan menit menuju bagian terluar. Dua jarum titanium bergerak di sepanjang tepi dial melalui sistem roda gigi bertumpuk yang terlihat dari depan.

Calibre 2979 dengan pemutaran manual menawarkan cadangan daya 72 jam. Jam ini memiliki ketahanan air 100 meter dan dipadukan dengan strap kulit anak sapi bertekstur berwarna abu-abu.

Dalam konteks koleksi jam tangan Messi, Royal Oak Concept “Companion” menunjukkan ketertarikan terhadap kreasi yang melampaui batas horologi tradisional. Ia tidak hanya menyajikan waktu dan komplikasi, tetapi juga membawa karya seni kontemporer langsung ke pergelangan tangan.

Audemars Piguet Royal Oak Perpetual Calendar “150th Anniversary” Ref. 26585XT.OO.1220XT.01

Royal Oak Perpetual Calendar “150th Anniversary” Ref. 26585XT.OO.1220XT.01 menjadi salah satu jam tangan Messi yang paling penting dari perspektif sejarah Audemars Piguet.

Diciptakan untuk memperingati 150 tahun Audemars Piguet, model ini diproduksi dalam edisi terbatas sebanyak 150 buah. Case 41 mm menggabungkan bagian tengah dari titanium dengan bezel dan bingkai caseback dari BMG atau Bulk Metallic Glass. Bracelet terintegrasinya menggunakan kombinasi kedua material tersebut.

Di bagian depan, dial safir transparan memperlihatkan Calibre 5135 dengan aksen biru pada lingkaran counter, jarum, dan bagian tepi. Mesin otomatis tersebut menampilkan hari, tanggal, bulan, fase bulan astronomis, tahun kabisat, dan nomor pekan, selain jam serta menit. Cadangan dayanya mencapai sekitar 40 jam.

Model ini sekaligus menjadi penghormatan terakhir bagi Calibre 5135, mesin openworked perpetual calendar yang memiliki posisi penting dalam sejarah modern koleksi Royal Oak.

Dipadukan dengan busana berwarna merah muda, jam tangan tersebut menampilkan kontras menarik antara estetika kasual dan komplikasi kalender abadi yang sangat rumit.

Audemars Piguet Royal Oak Concept Tourbillon “Spider-Man” Ref. 26631IO.OO.D002CA.01

Jam tangan Messi yang paling mudah dikenali dalam rangkaian ini adalah Audemars Piguet Royal Oak Concept Tourbillon “Spider-Man” Ref. 26631IO.OO.D002CA.01.

Diperkenalkan sebagai kolaborasi kedua Audemars Piguet dengan Marvel, jam ini menghadirkan figur Spider-Man tiga dimensi yang tampak bergelantungan di atas mekanisme openworked. Tourbillon ditempatkan pada posisi pukul 6, sementara tubuh sang pahlawan super membentang di tengah dial.

Case titanium berdiameter 42 mm dipadukan dengan bezel dan crown keramik hitam. Jam ini menggunakan strap karet hitam dan dilengkapi strap tambahan berwarna merah. Calibre 2974 dengan pemutaran manual menawarkan cadangan daya sekitar 72 jam.

Royal Oak Concept Tourbillon “Spider-Man” diproduksi dalam edisi terbatas sebanyak 250 buah. Messi juga pernah diberitakan mengenakan model ini ketika menghadiri pertandingan Inter Miami, memperkuat posisinya sebagai salah satu figur yang membawa komplikasi tinggi ke dalam konteks olahraga dan budaya populer.

Di antara kelima pilihan tersebut, model Spider-Man menjadi statement piece paling ekspresif. Kehadirannya menunjukkan bahwa sebuah jam tangan tourbillon tidak harus selalu tampil formal atau konservatif.

Ringkasan Jam Tangan Messi dari Audemars Piguet

ModelReferensiMaterialUkuranMesinHarga*
Royal Oak “Jumbo” Extra-Thin16202PT.OO.1240PT.01Platinum 95039 mmCalibre 7121Rp 3,5–5,7 miliar
Royal Oak Selfwinding Flying Tourbillon Openworked26735ST.OO.1320ST.02Baja tahan karat41 mmCalibre 2972Rp 5,3–6,4 miliar
Royal Oak Concept Tourbillon “Companion”26656TI.GG.D019VE.01Titanium43 mmCalibre 2979Rp 6,3–9 miliar
Royal Oak Perpetual Calendar “150th Anniversary”26585XT.OO.1220XT.01Titanium dan BMG41 mmCalibre 5135Rp 10,7–12,2 miliar
Royal Oak Concept Tourbillon “Spider-Man”26631IO.OO.D002CA.01Titanium dan keramik42 mmCalibre 2974Rp 4,8–5,9 miliar

*Harga merupakan perkiraan dan bisa sewaktu-waktu berubah, sesuai dengan permintaan pasar.

Dari Royal Oak Klasik hingga Horologi Pop Kontemporer

Lima jam tangan Messi tersebut memperlihatkan luasnya dunia Audemars Piguet. Royal Oak “Jumbo” Extra-Thin mengutamakan proporsi, material, dan warna. Selfwinding Flying Tourbillon Openworked serta Perpetual Calendar “150th Anniversary” menonjolkan pencapaian mekanis, sementara “Companion” dan “Spider-Man” menghubungkan haute horlogerie dengan seni kontemporer serta budaya populer.

Kesamaan di antara semuanya terdapat pada keberanian desain. Bahkan ketika memilih model yang relatif sederhana, seperti Royal Oak “Jumbo”, Messi tetap mengenakan referensi dengan material dan warna yang istimewa. Ketika beralih ke Royal Oak Concept, pilihannya menjadi jauh lebih eksperimental.

Temukan Audemars Piguet di The Time Place

The Time Place telah menghadirkan Audemars Piguet sejak 2009. Koleksi Audemars Piguet tersedia melalui The Time Place dan juga butik Audemars Piguet Plaza Indonesia , tempat para kolektor dapat mengenal Royal Oak, Royal Oak Offshore, Code 11.59 by Audemars Piguet, serta berbagai kreasi lainnya dari manufaktur Le Brassus.