Djokovic

Watch Spotting Wimbledon 2026: Jam Tangan Aryna Sabalenka, Serena Williams, David Beckham, dan Para Bintang

Watch Spotting Wimbledon 2026 – Wimbledon Championships 2026 bukan hanya menjadi panggung bagi pertandingan tenis kelas dunia. Turnamen yang berlangsung di All England Club tersebut kembali mempertemukan olahraga, gaya musim panas, dan berbagai jam tangan istimewa di dalam maupun sekitar lapangan.

Dari Audemars Piguet berkomplikasi tinggi hingga jam tangan olahraga dari TUDOR, IWC Schaffhausen, dan Hublot, pilihan para atlet serta figur dunia memperlihatkan beragam pendekatan terhadap gaya. Berikut tujuh sorotan watch spotting Wimbledon 2026 berdasarkan daftar dalam materi visual.

Temukan koleksi jam tangan mewah hanya di The Time Place

Aryna Sabalenka — Audemars Piguet Royal Oak Perpetual Calendar Ultra-Thin Ref. 26586BA

Aryna Sabalenka tampil dengan Audemars Piguet Royal Oak Perpetual Calendar Ultra-Thin berbahan emas kuning 18 karat dan dial hijau bergradasi. Perpaduan emas dan hijau tersebut terasa selaras dengan lanskap Wimbledon, sekaligus memberi sentuhan berani pada busana tenis serba putihnya.

Royal Oak Perpetual Calendar Ultra-Thin merupakan salah satu pencapaian teknis penting Audemars Piguet. Arsitekturnya memiliki diameter 41 mm dan ketebalan hanya sekitar 6,2 mm, sedangkan Calibre 5133 di dalamnya berukuran setebal 2,9 mm. Mesin otomatis tersebut menggerakkan kalender abadi yang menampilkan hari, tanggal, bulan, tahun kabisat, fase bulan, serta indikator siang dan malam.

Komplikasi tinggi dan profil sangat ramping menjadikannya kontras menarik dengan permainan Sabalenka yang dikenal penuh tenaga: tampilan ekspresif di luar, dengan rekayasa yang sangat presisi di dalam.

Andrew Garfield — IWC Ingenieur Automatic 35 “Pool” Ref. IW324902

Andrew Garfield menghadirkan salah satu penampilan paling harmonis di Wimbledon 2026. Setelan bernuansa birunya dipadukan dengan IWC Ingenieur Automatic 35 Ref. IW324902, yang menggunakan warna dial baru bernama “Pool”. Model tersebut diperkenalkan secara resmi pada 6 Juli 2026 setelah lebih dahulu terlihat di pergelangan sang aktor.

Jam tangan ini menggunakan case dan integrated bracelet baja tahan karat dengan diameter 35 mm. Ciri khasnya terdapat pada dial bermotif “Grid”, yang tersusun dari garis-garis kecil dan bentuk persegi untuk menghasilkan kedalaman visual. Di balik caseback transparan, Calibre 47110 menawarkan cadangan daya sekitar 42 jam.

Proporsinya yang ringkas membuat Ingenieur Automatic 35 terlihat elegan bersama setelan formal, tetapi desain industrialnya tetap mempertahankan karakter jam tangan olahraga modern.

Jay Chou — TUDOR Black Bay Chrono 39 Ref. M79310N-0001

Jay Chou memilih salah satu rilisan TUDOR paling ekspresif pada 2026: Black Bay Chrono 39 dengan dial kuning terang dan dua subdial hitam. Kombinasi warna tersebut membuat jam tangan ini langsung terlihat, bahkan di tengah atmosfer Wimbledon yang didominasi busana putih dan warna-warna klasik.

Black Bay Chrono 39 Ref. M79310N-0001 menggunakan case baja berdiameter 39 mm dengan ketebalan 13,1 mm. Di dalamnya terdapat mesin kronograf manufaktur dengan konstruksi column wheel, sementara desainnya dilengkapi fixed bezel hitam berskala takimeter dan tampilan tanggal pada posisi pukul 6.

Pilihan Jay Chou memperlihatkan bahwa sebuah jam tangan olahraga tidak selalu harus hadir dalam palet konservatif. Warna kuning memberi energi baru pada karakter klasik Black Bay sekaligus menonjolkan filosofi “Born To Dare” TUDOR.

Usain Bolt — Hublot Big Bang Reloaded Usain Bolt Ref. 421.CQ.1140.NR.USB26

Usain Bolt mengenakan jam tangan yang diciptakan untuk menerjemahkan perjalanan dan prinsip hidupnya: Hublot Big Bang Reloaded Usain Bolt Ceramic Carbon Ref. 421.CQ.1140.NR.USB26.

Model berdiameter 44 mm ini mengombinasikan case keramik hitam, bagian atas bezel dari karbon, serta elemen emas kuning 18 karat. Pada sisi bezel terukir mantra “Anything is Possible, Don’t Think Limits”, sedangkan jarum detik kronografnya dibentuk menyerupai kilat. Elemen tanah dari lintasan latihan Bolt di Jamaika juga diintegrasikan ke dalam jam tangan tersebut.

Mesin HUB1280 Unico menawarkan kronograf flyback, konstruksi column wheel, dan cadangan daya sekitar 72 jam. Diproduksi sebanyak 200 buah, edisi ini terasa sangat personal sekaligus memiliki penampilan yang sepadan dengan reputasi Bolt sebagai salah satu atlet tercepat dalam sejarah.

Virgil van Dijk — Audemars Piguet Vintage Bamboo Date Ref. 14485BA

Di antara berbagai jam tangan kontemporer yang terlihat di Wimbledon, Virgil van Dijk mengambil arah berbeda dengan Audemars Piguet Bamboo Date Ref. 14485BA.

Jam tangan vintage berbahan emas kuning ini dikenal melalui bracelet bertekstur yang menyerupai ruas bambu. Desainnya memadukan case berbentuk geometris, dial keemasan, penunjuk tanggal, dan Calibre 2130 otomatis tanpa jarum detik tengah. Audemars Piguet sendiri mencatat Model 14485 sebagai salah satu model yang dikenal dengan julukan “Bamboo”.

Dipadukan dengan setelan berwarna putih, Bamboo Date menciptakan gaya yang lebih subtil dibandingkan jam tangan olahraga berukuran besar. Pilihan ini juga menunjukkan semakin kuatnya daya tarik jam tangan vintage dengan bentuk nonkonvensional.

David Beckham — TUDOR Black Bay 58 Ref. M7939A1A0NU-0001

David Beckham menampilkan pendekatan klasik dengan TUDOR Black Bay 58 berdial hitam pada five-link bracelet. Jam tangan tersebut melengkapi setelan abu-abu double-breasted tanpa membuat penampilannya terasa berlebihan.

Generasi terbaru Black Bay 58 menggunakan case baja berdiameter 39 mm dengan ketebalan 11,7 mm. Ref. M7939A1A0NU-0001 ditenagai Calibre MT5400-U yang telah memperoleh sertifikasi COSC dan METAS, menawarkan cadangan daya sekitar 65 jam serta ketahanan air hingga 200 meter. Bracelet lima barisnya dilengkapi pengait “T-fit” untuk penyesuaian panjang secara cepat.

Dengan desain yang terinspirasi jam tangan selam TUDOR era 1950-an, Black Bay 58 membuktikan bahwa jam tangan olahraga dapat berpadu secara natural dengan gaya formal Wimbledon.

Serena Williams — Audemars Piguet Royal Oak Offshore Selfwinding Chronograph Ref. 26430IS.ZZ.A514CA.01-B

Serena Williams menghadirkan salah satu momen watch spotting paling mencolok melalui Audemars Piguet Royal Oak Offshore Selfwinding Chronograph berwarna merah muda.

Model Ref. 26430IS.ZZ.A514CA.01-B menggunakan case titanium 37 mm, bezel baja dengan 32 berlian, dial merah muda bermotif Tapisserie, serta strap karet senada. Warna jam tangan tersebut juga berpadu dengan bagian pegangan raketnya, menciptakan hubungan visual yang kuat antara performa olahraga dan gaya personal.

Di dalamnya terdapat Calibre 6401, mesin kronograf otomatis terintegrasi dengan konstruksi column wheel, sistem kopling vertikal, dan cadangan daya sekitar 55 jam. Dimensi 37 mm memberi interpretasi yang lebih ringkas terhadap karakter Royal Oak Offshore tanpa menghilangkan konstruksi tegas koleksi tersebut.

Ketika Wimbledon Menjadi Panggung Horologi

Tujuh jam tangan ini memperlihatkan luasnya karakter horologi yang hadir di Wimbledon 2026. Watch Spotting Wimbledon 2026 Aryna Sabalenka memilih komplikasi kalender abadi, Andrew Garfield memperkenalkan warna baru IWC Ingenieur, sedangkan Jay Chou dan David Beckham menunjukkan dua sisi berbeda dari TUDOR.

Usain Bolt mengenakan kolaborasi Hublot yang sangat personal. Virgil van Dijk menampilkan daya tarik Audemars Piguet vintage, sementara Serena Williams memadukan performa tenis dengan warna berani Royal Oak Offshore.

Bagi penggemar jam tangan di Indonesia, koleksi Audemars Piguet, Hublot, dan IWC Schaffhausen dapat ditemukan melalui butik The Time Place, retailer resmi yang menghadirkan jam tangan original dan pelayanan kelas atas.